top of page


It’s Just What People Do
Judul Artikel : People quasi-randomly assigned to farm rice are more collectivistic than people assigned to farm wheat Penulis : Thomas Talhelm, Xiawei Dong Tahun Terbit : 2024 Jurnal : Nature Communications Diulas oleh Gregorius Samuel Parsaoran Sinaga Proses Pembentukan Kebudayaan: Kondisi Geografis Sebagai Konstituen Utama Penelitian ini berangkat dari rice theory of culture (teori budaya beras) yang berpendapat bahwa pertanian padi sawah secara tradisional telah memben
KANOPI FEB UI
2 hours ago7 min read


The Invisible Hand is Covered in Blood - When Moral Decay Yields Returns
Is Conscience Becoming Expensive? Growing up, we may have seen a particular statistic stating that 21% of senior leaders exhibit significant levels of psychopathic traits (Brooks, 2016). It is a public secret that the market can be brutal, filled with backstabbing, ruthless work hours, and some would call it toxic. Maybe we’ve even experienced it or heard about it from someone else describing a hypercompetitive, ruthless, and demanding environment, and thought to ourselves, “
KANOPI FEB UI
6 days ago6 min read


Paradoks Bursa Karbon Indonesia
Pada 2005, Amerika Serikat dilanda musibah mengerikan yang diingat sebagai Badai Katrina. Siklon ini menyebabkan kerugian sampai US$125 miliar dan menciptakan korban tercatat hingga 1.392 jiwa. Dua tahun sebelumnya, pada 2003, gelombang panas yang terjadi di Eropa merengut lebih dari 70.000 jiwa. Lalu, pada 2007, NASA menemukan penurunan yang amat drastis pada lapisan es Arktik, sebanyak 24% jika dibandingkan dengan 2005. Fenomena ini sangat mengkhawatirkan dan tidak terduga
KANOPI FEB UI
Apr 249 min read


Your Friends’ Face Card Might Be Hurting Your GPA
Judul Artikel: Beautiful inside and out: Peer characteristics and academic performance Penulis: Effrosyni Adamopoulou, Ezgi Kaya Tahun terbit: 2024 Jurnal: Journal of Economic Behavior and Organization Diulas oleh Abyana Zahida Pretty Privilege: Siapa Menarik, Dia Dapat? “Penampilan itu menguntungkan, selalu hanya gadis cantik saja yang kan dipilih menjadi nomor satu” merupakan potongan lirik dari lagu JKT48 yang dirilis pada tahun 2013. Lirik ini terasa dekat dengan realitas
KANOPI FEB UI
Apr 2410 min read


All Hail The New Order!
“It seems that every day we're reminded that we live in an era of great power rivalry, that the rules based order is fading, that the strong can do what they can, and the weak must suffer what they must” Mark Carney, Prime Minister of Canada Carney made a strong impression on the 56th World Economic Forum. Throughout his welcoming remarks, Carney addressed the elephant in the room, in this case the changing world order. While it is eloquent speech, the speech carries a pessi
KANOPI FEB UI
Apr 179 min read


Satu Orang Bahagia, Semua Berkata “When Yah”
Judul Artikel : “Approach or Avoid? The Dualistic Effects of Envy on Social Media Users’ Behavioral Intention” Penulis : Tien Wang, Xuan Tai Mai, Trung Dam-Huy Thai Tahun Terbit : 2021 Jurnal : International Journal of Information Management Pengulas Muhammad Aldo Satu Cerita, Beribu Tanggapan Membuka media sosial lalu scroll beranda sudah menjadi kebiasaan kecil yang hampir kita lakukan setiap hari. Ketika kita membuka TikTok, sering muncul postingan pasangan yang terlihat
KANOPI FEB UI
Apr 1610 min read


Di Balik Padatnya Commuter: Peran Kota, Akses, dan Persepsi dalam Menggerakkan Penumpang Commuter
Sumber: Dokumen Pribadi Judul Artikel: Urban environmental factors influencing commuter line ridership in the Jakarta Metropolitan Area, Indonesia Penulis : Devina Widya Putri, Sugie Lee Tahun Terbit : 2025 Jurnal : Journal of Transport Geography Diulas oleh : Raihan Jihad Kariastanto dan Claudia Joy Sabiruddin Kota, Mobilitas, dan Masalah yang Tak Selesai di Jakarta Transportasi umum berbasis rel menjadi tulang punggung mobilitas di berbagai metro
KANOPI FEB UI
Jan 258 min read


When Online Dating Isn’t Just About the Face Card: The Aura Counts Too
Sumber: dokpri When Online Dating Isn’t Just About the Face Card: The Aura Counts Too Judul Artikel : Beauty vs. Vibe: Deconstructing visual appeal in online dating with large multimodal models Penulis : Junkyu Jang, Soonjae Kwon, Sung-Hyuk Park Tahun terbit : 2025 Jurnal : Computers in Human Behavior Diulas oleh Melvina Garcia Transformasi Online Dating dalam Struktur Sosial Masyarakat Modern Online dating atau kencan berbasis daring telah menjadi medium utama dalam pembe
KANOPI FEB UI
Jan 2313 min read


Does the Logo Scream Louder than the Attention It Gets? : Mengulik Strategi Visual Brand Fashion Luxury vs Fast Fashion di Instagram
Sumber: dokpri Judul Artikel : Visual strategies of luxury and fast fashion brands on Instagram and their effects on user engagement Penulis : Jinyoung Jinnie Yoo Tahun Terbit : 2023 Jurnal : Journal of Retailing and Consumer Services Diulas oleh Mazya Alfi Shabrina Aminova dan Nindya Ardelia Sari Bagi banyak orang, pakaian bukan sekadar kain yang melekat pada tubuh, melainkan juga bentuk ekspresi identitas, aspirasi, bahkan indikator status sosial. Hal ini menjadikan prefere
KANOPI FEB UI
Jan 1612 min read


A Funny (And Fun) Thing Called Gambling
Sumber: dokpri The Voice Inside Your Head Have you ever questioned the ‘devilish’ voice that influenced you to gamble away the last rupiah you had? Let's say for that 8-leg parlay that can turn 100.000 rupiah into 3 million, just so the result is the same as always? In the beginning, many gamblers get introduced to gambling as an excuse to burn off ‘cold money’, but as time goes on, this could turn quickly into a rabbit hole that would eat many individuals who engage in it al
KANOPI FEB UI
Dec 5, 20258 min read


Nilai dari kata “Viral”
Sumber: dokpri Kesederhanaan dari Rasa Penasaran Pernahkah Anda berselancar di media sosial, lalu tiba-tiba dihadapkan pada konten ulasan produk yang tengah viral—katakanlah, produk cokelat mewah dari Dubai? Pada mulanya, mungkin Anda hanya merasa sedikit penasaran, menganggapnya sebagai tren sesaat, dan memutuskan untuk berlalu. Namun, seiring berjalannya waktu dan penyesuaian algoritma anda, cokelat tersebut seolah terus mengejar Anda. Intensitas kemunculan para influencer
KANOPI FEB UI
Dec 2, 20259 min read


The Invisible Prison of Informality: How Gender Norms Trap Women into Informal Employment in Indonesia
Indonesia sedang menatap masa depan dengan visi Indonesia Emas 2045, sebuah cita-cita akan masyarakat yang inklusif, sejahtera, dan berdaya saing global. Namun, di balik optimisme itu, terdapat sebuah ironi yang mendalam. Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Februari 2025 menunjukkan bahwa lebih dari 59,40% tenaga kerja Indonesia justru beraktivitas di sektor informal, sebuah dunia yang dicirikan dengan ketidakpastian upah, minimnya perlindungan sosial, dan produktivitas yan
KANOPI FEB UI
Nov 28, 20257 min read


Love Thy Neighbour… and Help Shape Public Policy?
Sumber: dokpri Judul Artikel : How much do our neighbors really know? The limits of community-based targeting Penulis : Carly Trachtman, Yudistira Hendra Permana, Gumilang Aryo Sahadewo Tahun Terbit : 2025 Jurnal : Journal of Development Economics Diulas oleh Matin Hanafi Wirasena Apa yang Kita Lihat atau Apa yang Mereka Tahu? Dalam membuat kebijakan publik, terutama kebijakan bantuan sosial, para pembuat kebijakan tentunya ingin memastikan bantuan yang mereka bagikan akan di
KANOPI FEB UI
Nov 27, 20258 min read


DESENTRALISASI: BAGAIMANA PEMERINTAH MEMBAGI KEKUASAAN
Sumber: dokpri Coba ingat-ingat pelajaran PPKN saat kalian masih duduk di bangku SD atau SMP. Kita diajarkan bahwa negara-negara di dunia itu memiliki 2 sistem pemerintahan yang berbeda, yaitu federasi (desentralisasi tinggi) dan kesatuan (sentralisasi tinggi). PPKN mengajarkan bahwa sentralisasi berguna untuk pembangunan perekonomian. Namun, desentralisasi pun memiliki peran dalam meraih objektif tersebut. Di Negara Kesatuan Republik Indonesia sendiri diterapkan sistem oto
KANOPI FEB UI
Nov 25, 20257 min read


From Hinterland to Frontier: Rural Tokenization as Indonesia’s Circular Economy Catalyst and the Pathway to Formalizing Informal Labor
Sumber: dokpri Introduction Indonesia sedang menghadapi paradoks besar dalam pembangunan ekonomi. Di satu sisi, pemerintah bercita-cita menjadikan negara ini sebagai kekuatan ekonomi maju pada 2045, dengan strategi hilirisasi, industrialisasi, dan transformasi digital. Namun di sisi lain, struktur pasar tenaga kerja nasional masih didominasi pekerja informal. Data Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada Februari 2025 menunjukkan bahw
KANOPI FEB UI
Nov 23, 20255 min read
bottom of page